News

sewakantor-update.com

Bercanda dalam Mobil Kurangi Kosentrasi Pengemudi

Bercanda Dalam Mobil Kurangi Konsentrasi Pengemudi

Hilang atau berkurangnya kosentrasi ketika berkendara bukanlah sebuah masalah yang sepele, justru hal itu akan sangat membahayakan keselamatan dirinya dan orang lain. Mengapa demikian? Karena ketika Kita lengah walaupun hanya sedikit saja, akan membuat pengemudi tidak tertib aturan, ugal-ugalan dan dapat berujung kecelakaan.

Ada beberapa sebab yang membuat menurunnya kosentrasi mengemudi yang perlu dipahami, diantaranya adalah:

  • Posisi yang salah

Jika posisi yang dirasakan pengemudi tidak nyaman, seperti posisi duduk. Pengemudi secara otomatis akan berkurang kosentrasinya saat berkendara. Oleh sebab itu, pastikan sebelum berkendara dalam posisi yang terbaik

  • Panik yang Berlebihan

Rasa panik juga menjadi salah satu penyebabnya, sebab jika dalam berkendara ada sesuatu yang harus dikejar secara tidak langsung pengemudi akan mengemudikan kendaraannya dengan cepat dan tidak beraturan. Sehingga kosentrasi berkendara akan sangat menurun, dan di khawatirkan lepas kendali.

  • Melanggar Peraturan Lalu Lintas

Terkada sesorang melalaikan safety, padahal secara keamanan perlengkapan berkendara itu penting. Bukan karena takut untuk ditilang tetapi juga untuk keselamatan. Terlebih jika pengemudi melanggar lalu lintas maka kosentrasi akan menurun yang nantinya dapat menyebabkan kecelakaan.

  • Adanya sesuatu yang mengganggu Anda.

Sesuatu yang mengganggu pengemudi seperti menelfon atau bermain handphone saat berkendara dan yang lebih berbahaya adalah bercanda yang berlebihan. Pengemudi akan merespon candaan dari seseorang atau beberapa orang yang ada dalam kendaraan tersebut. Dan akhirnya fokus mengemudinya menjadi terabaikan.

Hukum yang Terkait

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan menyatakan bahwa setiap pengemudi wajib untuk berkosentrasi ketika sedang berkendara. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya Kecelakaan lalu lintas.

Menurut Jusri Pulubuhu seorang Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) mengatakan bahwa salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan kendaraan adalah berkurang atau hilangnya kosentrasi pengemudi saat mengemudikan kendaraan miliknya.

Berbagai kasus kecelakaan yang ada salah satunya adalah memang tidak fokusnya pengemudi saat berkendara. Seperti akhir-akhir ini terdapat kasus kecelakaan maut yang menewaskan tiga orang yang diduga karena pengemudi bercanda saat mengemudikan kendaraan mobilnya.

Sebuah video yang diunggah di sosial media dengan durasi 21 detik, memperlihatkan insiden sebelum terjadinya kecelakaan menjadi menjadi tranding topik. Dalam video itu, sang pengemudi dan beberapa temannya melakukan percandaan yang berlebih yang berujung pada kematian. Candaan yang harusnya mengurangi rasa lelah justru berimbas pada sesuatu yang tidak diharapkan..

Bercanda atau mengobrol ketika berkendara memang terkadang diperlukan agar si pengemudi tidak merasa jenuh, bosan dan ngantuk. Namun, jika itu dilakukan secara berlebihan, maka akan berdampak fatal. Pengemudi akan kehilangan kosentrasinya dan tidak bisa mengendalikan kendaraannya secara maksimal.

Sebenarnya, didalam UU Nomor 22 tahun 2009 pasal 283 secara tegas menjelaskan bahwa adanya sanksi terhadap pengemudi yang mengendari kendaraan bermotor dengan melakukan kegiatan lain yang membehayakan kosentrasinya. Sanksi tersebut berupa hukuman pidana kurungan paling lama tiga bulan dan denda maksimal Rp 750.000,-

Bukan karena sanksi yang dibebankan akan tetapi keselamatan yang perlu diutamakan. Maka oleh karena itu, betapa pentingnya kosentrasi saat berkendara sehingga tidak merugikan dirinya maupun orang lain. Jika Anda tidak perduli terhadap diri Anda sendiri setidaknya Anda memikirkan keselamatan orang lain.

Bercanda itu boleh akan tetapi harus sesuai dengan porsinya. Dan pengemudi harus tetap dalam kondisi kosentrasi serta dapat mengendalikan diri dan kendaraan yang digunakannya.

Artikel by : https://sewakantor-update.com

Related News :

Jangan Pinjam Uang Online Sebelum Pahami Hal Ini

Indonesia 1, Gedung Tertinggi di Pusat Bisnis Jakarta

WhatsApp chat