News

sewakantor-update.com

Jangan Pinjam uang Online sebelum Pahami hal ini

Jangan Pinjam uang Online sebelum Pahami hal ini
Pinjaman uang Online atau Fintech akhir-akhir ini sedang marak digandrungi banyak orang. Bukan tanpa sebab, karena semua orang bisa mendapatkan pinjaman uang dengan syarat yang mudah, pencairan cepat dan tanpa adanya jaminan. Dengan bermodalkan kartu identitas KTP dan mengisi data diri, masyarakat sudah bisa merasakan uang yang dipinjam dari Fintech-fintch yang tersedia. Tapi, sebelum Anda mengajukan peminjaman uang online, alangkah baiknya Anda harus mewasdainya. Karena masih banyak penipuan-penipuan dari Fintech-fintech yang tidak bertanggung jawab atau abal-abal. Maka dari itu, masyarakat harus cerdas dalam memilih Aplikasi pinjaman uang online agar aman kedepannya. Berikut tips yang bisa Anda pahami sebelum mengajukan pinjaman uang secara online:
  1. Memilih Fintech Terdaftar di OJK dan AFPI
Pastikan perusahaan fintech tersebut telah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia). OJK berperan dalam mengawasi, mengatur industri fintech dan melindungi nasabah dalam menggunakan layanan fintech. Lalu, AFPI di sahkan sebagai mitra strategis OJK dalam menjalankan fungsi pengaturan dan pengawasan para penyelenggara Fintech di Indonesia.
  1. Pilih Fintech yang Tersertifikasi ISO 27001
Selain terdaftar di OJK dan AFPI, Anda juga bisa memilih fintech yang telah menerapkan ISO 27001. Sistem ISO ini telah dilakukan oleh perbankan dan kini mulai diberlakukan untuk fintech pinjaman. Sertifikasi ISO 27001 merupakan standar yang telah ditetapkan oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi melalui Permen Kominfo No. 4 Tahun 2016 Tentang Sistem Manajemen Pengamanan Informasi dan menjadi persyaratan dari OJK melalui POJK Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.
  1. Hindari peminjaman Uang Online dibanyak Aplikasi Pinjaman Uang Online
Disarankan Anda menghindari pinjaman uang online lebih dari satu aplikasi pinjaman. Agar aman dalam meminjam uang secara online dan terbebas dari jeratan pinjaman online. Sebelum pinjam uang, sadari akan kewajiban Anda untuk membayar uang yang dipinjam hingga lunas. Mengatur keuangan Anda agar bisa melunasi utang dan tidak terlambat membayar cicilan utang adalah yang paling utama dalam aturan peminjaman uang online. Manfaat pinjaman online bisa bermanfaat positif apabila dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
  1. Mengetahui Bunga dan Denda Pinjaman
Mengetahui cara pembayaran, cara penagihan, besaran denda harian, dan besaran komisi atau bunga. Sebelum meminjam uang pelajari dan survei terlebih dahulu bunga dan denda yang ditawarkan dalam setiap aplikasi pinjaman uang online. Pilihlah pinjaman online yang menawarkan bunga dan denda paling rendah untuk meringankan cicilan. Bunga dan denda yang tinggi menjadi perhatian dari OJK karna sangat menyusahkan calon peminjam.
  1. Lelunasi Cicilan Tepat Waktu
Bayarlah cicilan tepat waktu untuk menghindari denda yang membengkak dan tidak memberatkan Anda. Agar tidak lupa membayar, alangkah baiknya memasang peringatan di ponsel anda seperti alarm kalender atau beri penanda pada kalender di rumah atau kantor agar bisa memantau kapan jatuh temponya.
  1. Memahami Kontrak Perjanjian
Bacalah dengan teliti kontrak perjanjian yang ditawarkan oleh perusahaan Fintech, dan ajukan pertanyaan apabila belum jelas. Jangan sampai Anda mengajukan pinjaman online tetapi Anda belum paham perjanjiannya seperti apa. Segera melapor ke OJK atau polisi jika terjadi dugaan penyadapan atau penyalahgunaan data pribadi secara berlebihan, bahkan teror fisik. Semoga tips-tips diatas bisa menjadi perhatian Anda sebelum mengajukan pinjaman uang online. Artikel by : https://sewakantor-update.com Related News :
WhatsApp chat