News

sewakantor-update.com

Mengapa Dikatakan Jaringan 5G Akan Lebih Murah Dari 4G?

Mengapa Dikatakan Jaringan 5G Akan Lebih Murah Dari 4G?

Jaringan internet terus mengalami perkembangan yang inovatif. Mulai dari 1G, 2G,3G,4G, sampai 5G. Hal ini tentunya dilakukan dalam rangka membuat inovasi-inovasi terbaru dan memberikan kenyamanan kepada pengguna internet agar lebih menikmati kegiatan berselancar di internet dengan lebih mudah dan lebih cepat.

Sekarang telah muncul jaringan internet terbaru yaitu 5G. Jaringan 5G digadang-gadang akan membuat kualitas internet lebih stabil dengan kecepatan berkali-kali lebih cepat dibandingkan dengan 4G. Hal ini karena 5G bekerja dengan mengirimkan data melalui gelombang radio.

Salah satu operator jaringan di Amerika Serikat telah menerapkan sistem pelayanan 5G dan menawarkan harga per bulan sekitar 50 Dollar atau jika dirupiahkan sekitar 750 ribu Rupiah. Mengapa mahal sekali? Hal ini karena semakin bagus kualitas layanan yang diberikan maka akan semakin besar pula yang dikeluarkan untuk mendapatkannya.

Harga mahal yang ditawarkan oleh operator jaringan 5G di atas belum merupakan kepastian karena jika semakin banyak orang yang menggunakan jaringan tersebut harga yang ditawarkan juga tentunya akan lebih murah.

Mengapa Jaringan 5G dikatakan lebih murah daripada 4G?

Taukah anda bahwa ternyata baru-baru ini jaringan 5G dikatakan lebih murah dari jaringan 5G. Seperti yang dikatakan oleh Direktur ICT Strategy Huawei Indonesia kepada CNN Indonesia. Beliau mengatakan bahwa “investasi 5G perbyte akan lebih murah dari 5G. Sebab harga perangkat dan lisensinya 1/10 lebih murah.

Dalam presentasinya kepada CNN Indonesia, Rosidi juga membeberkan skema harga 5G yang berlaku di Korea Selatan. Di negara tersebut pengguna akan dikenakan biaya langganan sebesar 222 ribu Rupiah untuk bisa mendapatkan  150 GB data di jaringan 5G. Sementara sebelumnya dengan harga yang sama pelanggan hanya mendapatkan 16GB dijaringan 4G.

Berikut ini skema perbandingan harga 4G dan 5G dalan USD.

No. 4G 5G
Harga (US$) Data (GB) Harga (US$) Data (GB)
  78 30 84 250
  66 16 66 150
  59 11 49 9

Selain Amerika Serikat dan Korea Selatan ada juga beberapa negara yang juga sudah mmenerapkan layanan 5G diantaranya adalah China, Belanda dan juga Australia.

Di Korea Selatan kuota yang diberikan kepada konsumen makin besar tapi harganya tentunya juga naik yaitu sekitar 9-32 persen. Hal ini dikarenakan terjadinya hunger (kelaparan) jadi penduduk di  sana akan tetap membeli data meskipun harganya naik. Kenaikan ini mereka anggap bukan apa-apa karena mereka sangat membutuhkannnya.

Berapa Kecepatan 5G?

Di Indonesia sendiri 5G masih dalam masa uji coba. Pada tahun 2018 kemarin ada 3 operator jaringan yang sudah melakukan uji coba terhadap jaringan 5G yaitu Telkomsel, Indosat dan juga XL. Belum semua tempat di Indonesia bisa menikmati jaringan 5G.

Dalam uji coba yang dilakukan oleh Indosat dan Ericson pada 2018 lalu didapatkan jaringan 5G sebesar 10 GBPS hal ini membuktikan bahwa jaringan 5G ratusan kali lebih cepat dibandingkan dengan jaringan 4G. Pada acara ASEAN Games 2018 lalu Telkomsel juga melakukan uji coba dengan menggunakan mobil otonom yang bisa berjalan tanpa supir.

Wah, Jadi tidak sabar lagi menanti kehadiran jaringan 5G yang bisa menawarkan akses jaringan yang cepat dengan harga yang lebih murah tentunya. Semoga jaringan 5G segera meluas di Indonesia sehingga masyarakat Indonesia bisa mendapatkan kenyamanan dalam mengakses berbagai macam informasi dengan lebih cepat tentunya.

Artikel : https://sewakantor-update.com

Related News :

5 Ide Desain Rumah Dengan Lantai Kayu

STNK Baru Jadi Alat Pembayaran, Konsumen Bisa Pilih Bank

WhatsApp chat